Written on 24 November 2016 , by admin , in category Berita, Kegiatan

IMG_2142

Pada hari selasa tanggal 1 November 2016, peneliti LSIH berkerja sama dengan perancis mengenai dua project yaitu GHaNA dan  VASABI. Acara di buka oleh Rektor Universitsa Brawijaya dan didamping oleh Kepala LSIH Prof. Ir. Yenny Risjani, DEA, Ph.D  dan sekaligus penandatanganan MoU kerjasama antara LSIH dengan Perancis. Acara dihadiri oleh Prof. Dr. Ir. Arief Prajitno, MS wakil rektor III, Wayan Firdaus Mahmudy , S.Si, M.T, Ph.D. Dekan Fakultas Ilmu Komputer, Prof.Dr. Sri andayani,MS, Prof Dr. Ir. Yunianata, DEA, Ph.D, Prof. Dr. dr. Sanarto Santoso DTM&H SpMK,  Prof. Dr. Ir. Ifar subagiya, M.Agr.St., Prof. Dr. Chanif Mahdi, MS, dll
GHaNA. VASABI merupakan sebuah project selama dua tahun (2016-2017) yang didanai oleh Hubert Curien Partnerships (PHC) dan Kemenristekdikti. VASABI adalah kepanjangan dari Valorisation of Algae for Sustainable Aquaculture and Bioactive Compounds.  
Ketua LSIH Prof Yenny Risjani, DEA, Ph.D  sekaligus ketua VASABI , diantara program dalam project ini adalah pertukaran peneliti pada tahun 2016 dan 2017. Institusi/Lembaga di Indonesia yang terlibat dalam project ini adalah Universitas Brawijaya, Universitas Tanjungpura, Universitas Padjadjaran, Universitas Diponegoro, BBIO-LIPI. Sementara institusi dari Perancis adalah Universite du Maine dengan Prof. Jean-Luc Mouget sebagai ketuanya.
GHaNA yang merupakan kepanjangan dari “The Genus Haslea, New Marine Resources for Blue Biotechnology and Aquaculture”, memanfaatkan pendanaan dari Marie Curie dan Uni Eropa. Project ini melibatkan 20 institusi di 13 negara Uni Eropa diantaranya Universite du Maine Perancis dan Cardiff University di Inggris. Sementara perguruan tinggi partner di Indonesia adalah Universitas Brawijaya, Universitas Padjadjaran dan Universitas Tanjungpura.