Ditulis pada 31 October 2017 , oleh denny , pada kategori Berita, Kegiatan

Sejak “Universitas Brawijaya” mulai mengembangkan “Halal dan Thoyyib”, sebagai laboratorium akademis, Laboratorium Ilmu Kehidupan Pusat (LSIH) mengadakan Konferensi Halal Internasional pertama yang berjudul “Konferensi Internasional dan Expo mengenai Industri Halal dan Ilmu Pengetahuan. Konferensi tersebut diadakan pada tanggal 18-19 Oktober di Pusat Konferensi Widyaloka Universitas Brawijaya. Konferensi ini mempertemukan Ulama (sarjana dan ulama), insinyur, ilmuwan, pelajar, dan profesional untuk membahas dan mendiskusikan isu-isu halal yang baru muncul. Keberhasilan konferensi ini mencerminkan topik halal yang penting yang dibahas serta kualitas makalah presenter. 42 presenter berasal dari sekitar 18 institusi, dengan dosen pleno, presentasi platform paralel dan poster memberikan banyak kesempatan untuk diskusi. Benar-benar, 19 pembicara utama dari Indonesia, Jepang, Malaysia, Brunai dan India berpartisipasi untuk berbagi pengetahuan termasuk Prof. Ir. Sukoso, M.Sc., Ph.D (Kepala Badan Pelaksana Jaminan Produk Halal (BPJPH) Indonesia), Prof. Iwan Triyuwono, SE Ak MEc., Ph.D. (Syariah Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Brawijaya), Sony Suhandono M.Sc., Ph.D (Anggota Pusat Halal ITB), Dr. Endang S. Sunaryo, M.Sc (Pusat Inovasi untuk Industri Makanan & Minuman, Jakarta-Indonesia), Muhamad Nadratuzzaman Hosen, Ph.D (Bendahara Majelis Ulama Indonesia, Jakarta), Prof. Chanif Mahdi (Laboratorium Sentral Ilmu Hayati, Universitas Brawijaya), Prof. Fatchiyah, M.Kes ., Ph.D, (Direktur BioSains Institute, Universitas Brawijaya), dr. Burhanuddin Hamid, MARS. (MUKISI), Direktur PT Persada IMANI Husada, Jakarta), Dr. M. Rahman Rustan, Apt., MBA (Direktur Pemasaran, Biofarma, Bandung, Indonesia), Dr.dr. Sagiran, Sp.B., M.Kes. (Kepala Bagian Sertifikasi Rumah Sakit Syariah, Pemilik Rumah Sakit Nur Hidayah Bantul, DIY Yogjakarta), Dr. Sai Yukari (Universitas Waseda, Jepang), Dr. Banchong W (Pusat Ilmu Halal Chulalongkorn University Thailand), Sim Teong Hoe (Direktur Eassen Perdagangan, Malaysia), Prof. Dr. Nurdeng Deuraseh (Universitas Islam Sultan Sharif Ali, Brunei), Faizal Bin Ibrahim (Kepala Bagian Tata Kelola Manajemen Halal Departemen Agama Islam Penang), Mohd Firhan Bin Mohd Ghouse (General Manager Penang International Halal Hub), Zarina Ramli (Departemen Pertanian, Malaysia), Dato ‘Haji Abdul Malik kassim (Menteri Negara Urusan Agama, Perdagangan Dalam Negeri dan Urusan Konsumen Penang International Halal Hub (Halal Penang), Dr.U. Jerinabi (Dekan Fakultas Administrasi Bisnis, Avinashilingam Institute for Home Science and Higher Education for Woman, India). Mengenai tema konferensi ini, “Memperkuat Jaringan Halal Cente Nasional dan ASEAN r “, sangat relevan dengan Universitas Brawijaya yang saat ini sedang mengembangkan isu halal thoyyib. Universitas Brawijaya menjadi pelopor universitas yang menerapkan halal thoyyib dengan mendirikan KJF Food Quality Control and Halal Science, Laboratorium Sentral Ilmu Kehidupan (LSIH), Halal Thoyyib Canteen, Halal Hotel, dan sekarang Rumah Sakit Universitas Brawijaya menuju Rumah Sakit Halal. Konferensi Internasional dan Pameran mengenai Industri Halal dan Ilmu Pengetahuan yang diselenggarakan di Indonesia menjadi salah satu konferensi ilmiah Islam terkemuka di dunia dan diharapkan akan menjadi konferensi tahunan untuk menghasilkan lebih banyak kerjasama dalam penelitian, pendidikan, kesehatan, pariwisata, industri yang mendukung isu-isu halal thoyyib.