Ditulis pada 29 September 2017 , oleh denny , pada kategori Berita

29/09/17 Laboratorium Sentral iImu Hayati (LSIH) Universitas Brawijaya, mendapat kunjungan dari Institut Atsiri Universitas Brawijaya dan Kemenristekdikti Ditjen Penguatan Inovasi Industri oleh Ir. Santoso Yudo Warsono, Mt. hal ini di damping oleh Dr. Drs. Edi Priyo Utomo, MS selaku perwakilan dari atsiri.

Kunjungan ini di sambut bahagia oleh Kepala LSIH Prof Yenny Risjani DEA, dan beliau menjelaskan menjelaskan bahwa LSIH di bagi 4 KJF, KJF Nano Molekuler dan Selluler Biologi, KJF Food Quality Control and Halal Science, KJF Microbiologi dan Virologi, dan KJF Bioactivity dan Ecotoxycolog, Kepala LSIH menambahakan bahwa LSIH sebagai penunjang akademik yang ada di Universitas, penlitian, pengujian dan pelatihan dalam negeri maupun luar negeri.
selanjutnya meninjau peralatan Laboratorium, terutama alat GCMS (Gas Cromatogarph Massa Spektromotri) salah satu alat yang mendukung penelitian tentang atsiri. Pada kesempatan ini kepala LSIH menyampaikan bahwa alat tersebut sering di gunakan di LSIH.